Digunakan untuk mencari Weton, Wuku Tanggal Kelahiran. Cara Mengisi : Mengisi Tanggal Kelahiran pada Input/Data tanggal Masehi atau Jawa (pilih salah satu).
Input/Data Tanggal Masehi - Jawa akan dikonversi secara otomatis. Hasilnya adalah: - Tanggal Masehi - Tanggal Jawa - Tanggal Hijriyah
- Perwatakan berda-sarkan Weton - Perwatakan berda-sarkan Wuku Tampilan Kalender dilihat dengan - Klik Tampilan Kalender
Perwatakan berdasarkan Weton dan Wuku
Tanggal Masehi
:
23 Mei 2013, Kamis Respati
Tanggal Jawa
:
13 Rejeb 1946, Kemis Pahing
Tanggal Hijriah
:
13 Rajab 1434
Watak berdasarkan weton
Dina
:
Kemis Sangar menakutkan.
Pasaran
:
Pahing Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali.
Haståwårå/Padewan
:
Guru Berkuasa, bakat memimpin, pemberi, perayu.
Sadwårå
:
Uwas (Burung) Takabur sehingga banyak dimusuhi.
Sångåwårå/Padangon
:
Wurung (Api) Tidak sabaran, bersemangat dalam mencapai cita-cita.
Saptåwårå/Pancasuda
:
Lebu Katiyub Angin Cita-citanya sering tidak kesampaian, hartanya sering habis.
Rakam
:
Mantri Sinaroja Memperoleh kemuliaan, mampu menjalankan tugas, angkuh.
Paarasan
:
Lakuning Bumi Melindungi, mengasuh, sabar, mengalah.
Watak berdasarkan wuku
Wuku : Tambir
Dewa Bumi : Bethara Siwah, kebaikan lahirnya bermuatan pamrih di batin.
Pohonnya Upas: Tidak bisa dijadikan tempat berlindung / mengabdi.
Burungnya Prenjak : tinggi cita-citanya.
Menyandhing Gedhong : suka membual.
Tambir Anggara Kasih upas racun : Batinnya tidak selamat.
Aralnya : dijahili / dikerjai orang.
Sedekah / sesaji : Nasi pulen dan nasi uduk, lauknya pindang bebek dan ayam.
Kala Jaya Bumi : ada di barat daya menghadap ke timur laut.
Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah ke barat daya.
Tambir lesu sarirane : sering kehilangan gairah / semangat.
Wuku Tambir baik untuk pergi mencari nafkah, menanam pohon buah-buahan (palakina), menancapkan turus (cabang / ranting pohon yang bisa tumbuh setelah ditancapkan di tanah), berguru ilmu kebatinan dan pergi berperang.