Menu Weton dan Wuku
Digunakan untuk mencari Weton, Wuku Tanggal Kelahiran.
Cara Mengisi :
Mengisi Tanggal Kelahiran pada Input/Data tanggal Masehi atau Jawa (pilih salah satu).
Input/Data Tanggal Masehi - Jawa akan dikonversi secara otomatis.
Hasilnya adalah:
- Tanggal Masehi
- Tanggal Jawa
- Tanggal Hijriyah
- Perwatakan berdasarkan Weton
- Perwatakan berdasarkan Wuku
Tampilan Kalender dilihat dengan - Klik Tampilan Kalender
Ki-Demang.com - ꦥꦼꦤꦁꦒꦭ꧀ꦭꦤ ꦎꦤ꧀ꦭꦺ - Penanggalan Online
Weton Wuku
| Tanggal Masehi |
3 Februari 2016, Rabu |
| Tanggal Jawa |
23 Bakda Mulud 1949, Rebo Pon |
| Tanggal Hijriah |
23 Rabiul Akhir 1437 |
Watak Berdasarkan Weton
Dina: Rebo
Pendiam, pemomong dan penyabar.
Pasaran: Pon
Bicaranya banyak diterima orang, suka tinggal di rumah, tidak mau memakan yang bukan kepunyaannya sendiri, suka marah kepada keluarganya, jalan pikirannya sering berbeda dengan pandangan umum. Suka berbantahan, berani kepada atasan. Rejekinya cukup.
Haståwårå/Padewan: Rudra
Angker berwibawa, kejam.
Sadwårå: Tungle
(Daun) Bertanggung jawab namun suka membantah.
Sångåwårå/Padangon: Kerangan
(Matahari) Menghidupi (banyak rejeki), menerangi (luas wawasan).
Saptåwårå/Pancasuda: Bumi Kapethak
Suka bekerja, kuat menderita dan mendapatkan kekecewaan.
Rakam: Mantri Sinaroja
Memperoleh kemuliaan, mampu menjalankan tugas, angkuh.
Paarasan: Lakuning Rêmbulan
Mempesona dan membuat tenteram hati orang.
Watak Berdasarkan Wuku
Wuku: Sungsang
- Dewa Bumi : Bethara Gana.
- Pohonnya Tangan : suka kegiatan tidak mau menganggur.
- Burungnya Nori : Boros, dermawan, jauh rejekinya, hatinya jahat dan serakah.
- Sungsang mega mendhung : Wataknya peteng atine (tega, berani).
- Aralnya : terkena besi.
- Sedekah / sesaji : Nasi dang-dangan beras senilai zakat fitrah, lauknya ayam dan bebek dimasak apa saja, urap dari sembilan macam daun-daunan.
- Do'anya : slamet kabul, slawatnya : 10 ketheng.
- Kala Jaya Bumi : ada di timur menghadap ke barat.
- Saat wukunya berjalan selam 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian menuju ke timur.
- Sungsang wurung tiba (datangnya api) : kehadirannya bagaikan datangnya api, menerangi, berwibawa, tetapi juga membuat gerah orang.
- Wuku Sungsang baik untuk mencari nafkah, pindah tempat, berteman, berkerabat, berbesanan, mbabar kain batik, menanam.
- Tidak baik untuk memanjat, menebang kayu kebun, pergi jauh, bersenang-senang, beramai-ramai dan berperang.