Menu Weton dan Wuku
Digunakan untuk mencari Weton, Wuku Tanggal Kelahiran.
Cara Mengisi :
Mengisi Tanggal Kelahiran pada Input/Data tanggal Masehi atau Jawa (pilih salah satu).
Input/Data Tanggal Masehi - Jawa akan dikonversi secara otomatis.
Hasilnya adalah:
- Tanggal Masehi
- Tanggal Jawa
- Tanggal Hijriyah
- Perwatakan berdasarkan Weton
- Perwatakan berdasarkan Wuku
Tampilan Kalender dilihat dengan - Klik Tampilan Kalender
Ki-Demang.com - ꦥꦼꦤꦁꦒꦭ꧀ꦭꦤ ꦎꦤ꧀ꦭꦺ - Penanggalan Online
Weton Wuku
| Tanggal Masehi |
6 Februari 2016, Sabtu |
| Tanggal Jawa |
26 Bakda Mulud 1949, Setu Legi |
| Tanggal Hijriah |
26 Rabiul Akhir 1437 |
Watak Berdasarkan Weton
Dina: Setu
Membuat orang merasa senang, susah ditebak.
Pasaran: Legi
Bertanggung jawab, murah hati, enak dalam pergaulan, selalu gembira seperti tidak pernah susah, sering kena fitnah, kuat tidak tidur malam hari, berhati-hati namun sering bingung sendiri, bicaranya berisi. Banyak keberuntungan dan kesialannya.
Haståwårå/Padewan: Uma
Berbelas kasih, susah, jahil.
Sadwårå: Paningron
(Ikan) Kena tipu.
Sångåwårå/Padangon: Tulus
(Air) Tekun, dermawan, dikagumi, lemah lembut.
Saptåwårå/Pancasuda: Bumi Kapethak
Suka bekerja, kuat menderita dan mendapatkan kekecewaan.
Rakam: Mantri Sinaroja
Memperoleh kemuliaan, mampu menjalankan tugas, angkuh.
Paarasan: Lakuning Rêmbulan
Mempesona dan membuat tenteram hati orang.
Watak Berdasarkan Wuku
Wuku: Sungsang
- Dewa Bumi : Bethara Gana.
- Pohonnya Tangan : suka kegiatan tidak mau menganggur.
- Burungnya Nori : Boros, dermawan, jauh rejekinya, hatinya jahat dan serakah.
- Sungsang mega mendhung : Wataknya peteng atine (tega, berani).
- Aralnya : terkena besi.
- Sedekah / sesaji : Nasi dang-dangan beras senilai zakat fitrah, lauknya ayam dan bebek dimasak apa saja, urap dari sembilan macam daun-daunan.
- Do'anya : slamet kabul, slawatnya : 10 ketheng.
- Kala Jaya Bumi : ada di timur menghadap ke barat.
- Saat wukunya berjalan selam 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian menuju ke timur.
- Sungsang wurung tiba (datangnya api) : kehadirannya bagaikan datangnya api, menerangi, berwibawa, tetapi juga membuat gerah orang.
- Wuku Sungsang baik untuk mencari nafkah, pindah tempat, berteman, berkerabat, berbesanan, mbabar kain batik, menanam.
- Tidak baik untuk memanjat, menebang kayu kebun, pergi jauh, bersenang-senang, beramai-ramai dan berperang.