Menu Weton dan Wuku

Digunakan untuk mencari Weton, Wuku Tanggal Kelahiran.

Cara Mengisi : Mengisi Tanggal Kelahiran pada Input/Data tanggal Masehi atau Jawa (pilih salah satu).

Input/Data Tanggal Masehi - Jawa akan dikonversi secara otomatis. Hasilnya adalah:

  • Tanggal Masehi
  • Tanggal Jawa
  • Tanggal Hijriyah
  • Perwatakan berdasarkan Weton
  • Perwatakan berdasarkan Wuku
Tampilan Kalender dilihat dengan - Klik Tampilan Kalender

Ki-Demang.com - ꦥꦼꦤꦁꦒꦭ꧀ꦭꦤ ꦎꦤ꧀ꦭꦺ - Penanggalan Online

Weton Wuku



Tanggal Masehi 19 Februari 2020, Rabu
Tanggal Jawa 24 Jumadil Akhir 1953, Rebo Kliwon
Tanggal Hijriah 24 Jumadil Tsania 1441

Watak Berdasarkan Weton

Dina: Rebo

Pendiam, pemomong dan penyabar.

Pasaran: Kliwon

Pandai bicara dan bergaul, periang, ambisius, urakan, kurang bisa membalas budi, setia pada janji, ceroboh memilih makanan, banyak selamat dan doanya.

Haståwårå/Padewan: Indra

Berbakat menjadi cendekiawan/intelektual, sombong, teliti.

Sadwårå: Aryang

(Manusia) Pelupa.

Sångåwårå/Padangon: Nohan

(Bulan) Selalu berubah, indah dan mempesona, belas kasih.

Saptåwårå/Pancasuda: Lebu Katiyub Angin

Cita-citanya sering tidak kesampaian, hartanya sering habis.

Rakam: Kala Tinantang

Pemberani hingga banyak dimusuhi.

Paarasan: Lakuning Srêngéngé

Sentosa, berwibawa, menghidupi, menerangi.


Watak Berdasarkan Wuku


Wuku: Galungan


  1. Dewa Bumi : Bethara Kamajaya : lambang pecinta dan setia.
  2. Pohonnya Tangan : berwatak tidak mau menganggur. Burungnya Bidho : Hatinya keras, berkeinginan tidak baik memiliki barang orang lain.
  3. Memangku bokor berisi air : Dermawan tetapi boros.
  4. Galungan sering terlena pada keinginan yang mengharu-biru hatinya.
  5. Aralnya : suka bertengkar.
  6. Sedekah / sesaji : Nasi dang-dangan beras senilai zakat fitrah, lauknya daging kambing atau ayam hitam mulus dipindhang.
  7. Do'anya : klemat pina, slawatnya : 60 ketheng.
  8. Kala Jaya Bumi : ada di timur laut. Saat berjalan wukunya, sebaiknya menghindari bepergian ke arah timur laut.
  9. Galungan pring anggagar : bambu kekeringan sehingga tidak bisa berkembang.
  10. Wuku Galungan baik untuk tirakat (bertapa), mengunjungi sanak kerabat, berguru kawruh (pengetahuan).
  11. Tidak baik untuk menanam bambu, bepergian jauh, mengobati penyakit.
  12. Tidak baik untuk menanam bambu, bepergian jauh, mengobati penyakit, menikahkan, mengharap jadi priyayi (orang terhormat), mendirikan rumah.