Menu Weton dan Wuku
Digunakan untuk mencari Weton, Wuku Tanggal Kelahiran.
Cara Mengisi :
Mengisi Tanggal Kelahiran pada Input/Data tanggal Masehi atau Jawa (pilih salah satu).
Input/Data Tanggal Masehi - Jawa akan dikonversi secara otomatis.
Hasilnya adalah:
- Tanggal Masehi
- Tanggal Jawa
- Tanggal Hijriyah
- Perwatakan berdasarkan Weton
- Perwatakan berdasarkan Wuku
Tampilan Kalender dilihat dengan - Klik Tampilan Kalender
Ki-Demang.com - ꦥꦼꦤꦁꦒꦭ꧀ꦭꦤ ꦎꦤ꧀ꦭꦺ - Penanggalan Online
Weton Wuku
| Tanggal Masehi |
28 Februari 2023, Selasa |
| Tanggal Jawa |
7 Ruwah 1956, Selasa Kliwon |
| Tanggal Hijriah |
07 Syaban 1444 |
Watak Berdasarkan Weton
Dina: Selasa
Pemarah dan pencemburu, luas pergaulannya.
Pasaran: Kliwon
Pandai bicara dan bergaul, periang, ambisius, urakan, kurang bisa membalas budi, setia pada janji, ceroboh memilih makanan, banyak selamat dan doanya.
Haståwårå/Padewan: Guru
Berkuasa, bakat memimpin, pemberi, perayu.
Sadwårå: Wurukung
(Hewan) Kurang waspada.
Sångåwårå/Padangon: Gigis
(Tanah/Bumi) Berhati longgar, pamomong, sabar.
Saptåwårå/Pancasuda: Sumur Sinaba
Luas wawasan, bisa menjadi sumber orang mencari ilmu.
Rakam: Nuju Pati
Banyak sial dan apesnya.
Paarasan: Aras Tuding
Selalu kena tunjuk dalam berbagai perkara.
Watak Berdasarkan Wuku
Wuku: Tambir
- Dewa Bumi : Bethara Siwah, kebaikan lahirnya bermuatan pamrih di batin.
- Pohonnya Upas: Tidak bisa dijadikan tempat berlindung / mengabdi.
- Burungnya Prenjak : tinggi cita-citanya.
- Menyandhing Gedhong : suka membual.
- Tambir Anggara Kasih upas racun : Batinnya tidak selamat.
- Aralnya : dijahili / dikerjai orang.
- Sedekah / sesaji : Nasi pulen dan nasi uduk, lauknya pindang bebek dan ayam.
- Do'anya : slamet pina, slawatnya : pisau baja dan jarum satu.
- Kala Jaya Bumi : ada di barat daya menghadap ke timur laut.
- Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah ke barat daya.
- Tambir lesu sarirane : sering kehilangan gairah / semangat.
- Wuku Tambir baik untuk pergi mencari nafkah, menanam pohon buah-buahan (palakina), menancapkan turus (cabang / ranting pohon yang bisa tumbuh setelah ditancapkan di tanah), berguru ilmu kebatinan dan pergi berperang.