Menu Weton dan Wuku

Digunakan untuk mencari Weton, Wuku Tanggal Kelahiran.

Cara Mengisi : Mengisi Tanggal Kelahiran pada Input/Data tanggal Masehi atau Jawa (pilih salah satu).

Input/Data Tanggal Masehi - Jawa akan dikonversi secara otomatis. Hasilnya adalah:

  • Tanggal Masehi
  • Tanggal Jawa
  • Tanggal Hijriyah
  • Perwatakan berdasarkan Weton
  • Perwatakan berdasarkan Wuku
Tampilan Kalender dilihat dengan - Klik Tampilan Kalender

Ki-Demang.com - ꦥꦼꦤꦁꦒꦭ꧀ꦭꦤ ꦎꦤ꧀ꦭꦺ - Penanggalan Online

Weton Wuku



Tanggal Masehi 25 Februari 2024, Minggu
Tanggal Jawa 15 Ruwah 1957, Minggu Pahing
Tanggal Hijriah 15 Syaban 1445

Watak Berdasarkan Weton

Dina: Minggu

Tekun mandiri, berwibawa.

Pasaran: Pahing

Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali.

Haståwårå/Padewan: Rudra

Angker berwibawa, kejam.

Sadwårå: Uwas

(Burung) Takabur sehingga banyak dimusuhi.

Sångåwårå/Padangon: Nohan

(Bulan) Selalu berubah, indah dan mempesona, belas kasih.

Saptåwårå/Pancasuda: Wasesa Segara

Pemaaf, suka menolong, berhati mulia.

Rakam: Nuju Pati

Banyak sial dan apesnya.

Paarasan: Lakuning Rêmbulan

Mempesona dan membuat tenteram hati orang.


Watak Berdasarkan Wuku


Wuku: Galungan


  1. Dewa Bumi : Bethara Kamajaya : lambang pecinta dan setia.
  2. Pohonnya Tangan : berwatak tidak mau menganggur. Burungnya Bidho : Hatinya keras, berkeinginan tidak baik memiliki barang orang lain.
  3. Memangku bokor berisi air : Dermawan tetapi boros.
  4. Galungan sering terlena pada keinginan yang mengharu-biru hatinya.
  5. Aralnya : suka bertengkar.
  6. Sedekah / sesaji : Nasi dang-dangan beras senilai zakat fitrah, lauknya daging kambing atau ayam hitam mulus dipindhang.
  7. Do'anya : klemat pina, slawatnya : 60 ketheng.
  8. Kala Jaya Bumi : ada di timur laut. Saat berjalan wukunya, sebaiknya menghindari bepergian ke arah timur laut.
  9. Galungan pring anggagar : bambu kekeringan sehingga tidak bisa berkembang.
  10. Wuku Galungan baik untuk tirakat (bertapa), mengunjungi sanak kerabat, berguru kawruh (pengetahuan).
  11. Tidak baik untuk menanam bambu, bepergian jauh, mengobati penyakit.
  12. Tidak baik untuk menanam bambu, bepergian jauh, mengobati penyakit, menikahkan, mengharap jadi priyayi (orang terhormat), mendirikan rumah.