Menu Weton dan Wuku

Digunakan untuk mencari Weton, Wuku Tanggal Kelahiran.

Cara Mengisi : Mengisi Tanggal Kelahiran pada Input/Data tanggal Masehi atau Jawa (pilih salah satu).

Input/Data Tanggal Masehi - Jawa akan dikonversi secara otomatis. Hasilnya adalah:

  • Tanggal Masehi
  • Tanggal Jawa
  • Tanggal Hijriyah
  • Perwatakan berdasarkan Weton
  • Perwatakan berdasarkan Wuku
Tampilan Kalender dilihat dengan - Klik Tampilan Kalender

Ki-Demang.com - ꦥꦼꦤꦁꦒꦭ꧀ꦭꦤ ꦎꦤ꧀ꦭꦺ - Penanggalan Online

Weton Wuku



Tanggal Masehi 29 Februari 2024, Kamis
Tanggal Jawa 19 Ruwah 1957, Kemis Legi
Tanggal Hijriah 19 Syaban 1445

Watak Berdasarkan Weton

Dina: Kemis

Sangar menakutkan.

Pasaran: Legi

Bertanggung jawab, murah hati, enak dalam pergaulan, selalu gembira seperti tidak pernah susah, sering kena fitnah, kuat tidak tidur malam hari, berhati-hati namun sering bingung sendiri, bicaranya berisi. Banyak keberuntungan dan kesialannya.

Haståwårå/Padewan: Sri

Berbelas kasih dan mendapatkan banyak simpati.

Sadwårå: Wurukung

(Hewan) Kurang waspada.

Sångåwårå/Padangon: Dadi

(Kayu) Berselera tinggi dan tidak mau dilebihi orang lain.

Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wibawa

Berbudi luhur, berwibawa.

Rakam: Sanggar Waringin

Teduh hatinya, suka memberi perlindungan.

Paarasan: Lakuning Lintang

Kesepian, suka menyendiri, bersifat pendeta, miskin.


Watak Berdasarkan Wuku


Wuku: Galungan


  1. Dewa Bumi : Bethara Kamajaya : lambang pecinta dan setia.
  2. Pohonnya Tangan : berwatak tidak mau menganggur. Burungnya Bidho : Hatinya keras, berkeinginan tidak baik memiliki barang orang lain.
  3. Memangku bokor berisi air : Dermawan tetapi boros.
  4. Galungan sering terlena pada keinginan yang mengharu-biru hatinya.
  5. Aralnya : suka bertengkar.
  6. Sedekah / sesaji : Nasi dang-dangan beras senilai zakat fitrah, lauknya daging kambing atau ayam hitam mulus dipindhang.
  7. Do'anya : klemat pina, slawatnya : 60 ketheng.
  8. Kala Jaya Bumi : ada di timur laut. Saat berjalan wukunya, sebaiknya menghindari bepergian ke arah timur laut.
  9. Galungan pring anggagar : bambu kekeringan sehingga tidak bisa berkembang.
  10. Wuku Galungan baik untuk tirakat (bertapa), mengunjungi sanak kerabat, berguru kawruh (pengetahuan).
  11. Tidak baik untuk menanam bambu, bepergian jauh, mengobati penyakit.
  12. Tidak baik untuk menanam bambu, bepergian jauh, mengobati penyakit, menikahkan, mengharap jadi priyayi (orang terhormat), mendirikan rumah.