Menu Weton dan Wuku
Digunakan untuk mencari Weton, Wuku Tanggal Kelahiran.
Cara Mengisi :
Mengisi Tanggal Kelahiran pada Input/Data tanggal Masehi atau Jawa (pilih salah satu).
Input/Data Tanggal Masehi - Jawa akan dikonversi secara otomatis.
Hasilnya adalah:
- Tanggal Masehi
- Tanggal Jawa
- Tanggal Hijriyah
- Perwatakan berdasarkan Weton
- Perwatakan berdasarkan Wuku
Tampilan Kalender dilihat dengan - Klik Tampilan Kalender
Ki-Demang.com - ꦥꦼꦤꦁꦒꦭ꧀ꦭꦤ ꦎꦤ꧀ꦭꦺ - Penanggalan Online
Weton Wuku
| Tanggal Masehi |
14 Februari 2026, Sabtu |
| Tanggal Jawa |
26 Ruwah 1959, Setu Pahing |
| Tanggal Hijriah |
26 Syaban 1447 |
Watak Berdasarkan Weton
Dina: Setu
Membuat orang merasa senang, susah ditebak.
Pasaran: Pahing
Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali.
Haståwårå/Padewan: Rudra
Angker berwibawa, kejam.
Sadwårå: Uwas
(Burung) Takabur sehingga banyak dimusuhi.
Sångåwårå/Padangon: Nohan
(Bulan) Selalu berubah, indah dan mempesona, belas kasih.
Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wibawa
Berbudi luhur, berwibawa.
Rakam: Macan Kêtawan
Berkecukupan namun hatinya selalu resah.
Paarasan: Lakuning Gêni
Mudah marah dan ambisius.
Watak Berdasarkan Wuku
Wuku: Manahil
- Dewa Bumi : Bethara Gatra.
- Pohonnya Tigaron (Tiga Daun) : sedikit bekerja (pemalas).
- Burungnya Sepahan : baik nafkahnya.
- Memangku Tombak : tajam intuisi batinnya.
- Membelakangi air : dingin emosinya.
- Manahil lintang agung awor mungsuh (bintang agung bersinar bersama musuh) : pencemburu.
- Aralnya : Kena besi.
- Sedekah / sesaji : Nasi liwet lauknya ayam dan ikan air, sayur bermacam-macam, sambal gepeng.
- Do'anya : ngumur, slawatnya : uang baru senilai 10 ketheng.
- Kala Jaya Bumi : ada di tenggara menghadap ke barat laut.
- Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah tenggara.
- Manahil wiji kapapas : benih terpangkas.
- Wuku Manahil baik untuk mencari obat atau syarat srana, membuat bendungan, membuka kuburan, menyelesaikan pertengkaran.
- Tidak baik untuk menjatuhkan biji, mantu dan mencari sambilan.