Menu Weton dan Wuku

Digunakan untuk mencari Weton, Wuku Tanggal Kelahiran.

Cara Mengisi : Mengisi Tanggal Kelahiran pada Input/Data tanggal Masehi atau Jawa (pilih salah satu).

Input/Data Tanggal Masehi - Jawa akan dikonversi secara otomatis. Hasilnya adalah:

  • Tanggal Masehi
  • Tanggal Jawa
  • Tanggal Hijriyah
  • Perwatakan berdasarkan Weton
  • Perwatakan berdasarkan Wuku
Tampilan Kalender dilihat dengan - Klik Tampilan Kalender

Ki-Demang.com - ꦥꦼꦤꦁꦒꦭ꧀ꦭꦤ ꦎꦤ꧀ꦭꦺ - Penanggalan Online

Weton Wuku



Tanggal Masehi 8 Februari 2026, Minggu
Tanggal Jawa 20 Ruwah 1959, Minggu Legi
Tanggal Hijriah 20 Syaban 1447

Watak Berdasarkan Weton

Dina: Minggu

Tekun mandiri, berwibawa.

Pasaran: Legi

Bertanggung jawab, murah hati, enak dalam pergaulan, selalu gembira seperti tidak pernah susah, sering kena fitnah, kuat tidak tidur malam hari, berhati-hati namun sering bingung sendiri, bicaranya berisi. Banyak keberuntungan dan kesialannya.

Haståwårå/Padewan: Kala

Pemarah, suka mengganggu orang lain, suka berbohong.

Sadwårå: Uwas

(Burung) Takabur sehingga banyak dimusuhi.

Sångåwårå/Padangon: Wurung

(Api) Tidak sabaran, bersemangat dalam mencapai cita-cita.

Saptåwårå/Pancasuda: Sumur Sinaba

Luas wawasan, bisa menjadi sumber orang mencari ilmu.

Rakam: Macan Kêtawan

Berkecukupan namun hatinya selalu resah.

Paarasan: Aras Pêpêt

Sering mendapat kesialan.


Watak Berdasarkan Wuku


Wuku: Manahil


  1. Dewa Bumi : Bethara Gatra.
  2. Pohonnya Tigaron (Tiga Daun) : sedikit bekerja (pemalas).
  3. Burungnya Sepahan : baik nafkahnya.
  4. Memangku Tombak : tajam intuisi batinnya.
  5. Membelakangi air : dingin emosinya.
  6. Manahil lintang agung awor mungsuh (bintang agung bersinar bersama musuh) : pencemburu.
  7. Aralnya : Kena besi.
  8. Sedekah / sesaji : Nasi liwet lauknya ayam dan ikan air, sayur bermacam-macam, sambal gepeng.
  9. Do'anya : ngumur, slawatnya : uang baru senilai 10 ketheng.
  10. Kala Jaya Bumi : ada di tenggara menghadap ke barat laut.
  11. Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah tenggara.
  12. Manahil wiji kapapas : benih terpangkas.
  13. Wuku Manahil baik untuk mencari obat atau syarat srana, membuat bendungan, membuka kuburan, menyelesaikan pertengkaran.
  14. Tidak baik untuk menjatuhkan biji, mantu dan mencari sambilan.