Menu Weton dan Wuku
Digunakan untuk mencari Weton, Wuku Tanggal Kelahiran.
Cara Mengisi :
Mengisi Tanggal Kelahiran pada Input/Data tanggal Masehi atau Jawa (pilih salah satu).
Input/Data Tanggal Masehi - Jawa akan dikonversi secara otomatis.
Hasilnya adalah:
- Tanggal Masehi
- Tanggal Jawa
- Tanggal Hijriyah
- Perwatakan berdasarkan Weton
- Perwatakan berdasarkan Wuku
Tampilan Kalender dilihat dengan - Klik Tampilan Kalender
Ki-Demang.com - ꦥꦼꦤꦁꦒꦭ꧀ꦭꦤ ꦎꦤ꧀ꦭꦺ - Penanggalan Online
Weton Wuku
| Tanggal Masehi |
12 Februari 2031, Rabu |
| Tanggal Jawa |
19 Syawal 1964, Rebo Legi |
| Tanggal Hijriah |
19 Syawal 1452 |
Watak Berdasarkan Weton
Dina: Rebo
Pendiam, pemomong dan penyabar.
Pasaran: Legi
Bertanggung jawab, murah hati, enak dalam pergaulan, selalu gembira seperti tidak pernah susah, sering kena fitnah, kuat tidak tidur malam hari, berhati-hati namun sering bingung sendiri, bicaranya berisi. Banyak keberuntungan dan kesialannya.
Haståwårå/Padewan: Rudra
Angker berwibawa, kejam.
Sadwårå: Uwas
(Burung) Takabur sehingga banyak dimusuhi.
Sångåwårå/Padangon: Jagur
(Harimau) Galak, waspada, luwes, kuat.
Saptåwårå/Pancasuda: Sumur Sinaba
Luas wawasan, bisa menjadi sumber orang mencari ilmu.
Rakam: Dêmang Kadhuruwan
Sering mendapat perkara, suka membantah.
Paarasan: Aras Kêmbang
Memiliki pesona daya tarik terhadap lawan jenis.
Watak Berdasarkan Wuku
Wuku: Måndhåsiyå
- Dewa Bumi : Bethara Brama.
- Pohonnya Asam : menjadi tempat berlindung orang susah.
- Burungnya Platuk Bawang : tenaganya kuat.
- Gedhongnya di depan tertutup pintunya : Hemat, kalau memberi punya harapan untuk mendapat sanjungan, tinggi hati.
- Mandhasiya anggara kasih : Bisa memberi perlindungan pada orang lain.
- Aralnya : kena gigitan taring.
- Sedekah / sesaji : Nasi ambeng dua, lauknya ayam merah dimasak pindang ditambahi among-among (nasi tumpeng yang diberi kuluban sayur).
- Do'anya : slamet, slawatnya : uang baru 40 ketheng.
- Kala Jaya Bumi : ada di bawah menghadap ke atas.
- Saat wukunya berjalan , sebaiknya menghindari kegiatan kearah bawah, umpamanya membikin sumur).
- Mandhasiya mina ninggal banyu : kehilangan lahan hidup.
- Wuku Mandhasiya baik untuk persahabatan, mengobati penyakit, punya hajat mantu dan lainnya.
- Tidak baik untuk bepergian, mencari nafkah, membuat sumur dan membuka perkarangan.