Menu Weton dan Wuku

Digunakan untuk mencari Weton, Wuku Tanggal Kelahiran.

Cara Mengisi : Mengisi Tanggal Kelahiran pada Input/Data tanggal Masehi atau Jawa (pilih salah satu).

Input/Data Tanggal Masehi - Jawa akan dikonversi secara otomatis. Hasilnya adalah:

  • Tanggal Masehi
  • Tanggal Jawa
  • Tanggal Hijriyah
  • Perwatakan berdasarkan Weton
  • Perwatakan berdasarkan Wuku
Tampilan Kalender dilihat dengan - Klik Tampilan Kalender

Ki-Demang.com - ꦥꦼꦤꦁꦒꦭ꧀ꦭꦤ ꦎꦤ꧀ꦭꦺ - Penanggalan Online

Weton Wuku



Tanggal Masehi 7 Februari 2033, Senin
Tanggal Jawa 7 Dulkaidah 1966, Senen Pahing
Tanggal Hijriah 07 Dzul Qaidah 1454

Watak Berdasarkan Weton

Dina: Senen

Selalu berubah, indah dan banyak mendapatkan simpati.

Pasaran: Pahing

Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali.

Haståwårå/Padewan: Guru

Berkuasa, bakat memimpin, pemberi, perayu.

Sadwårå: Uwas

(Burung) Takabur sehingga banyak dimusuhi.

Sångåwårå/Padangon: Wurung

(Api) Tidak sabaran, bersemangat dalam mencapai cita-cita.

Saptåwårå/Pancasuda: Bumi Kapethak

Suka bekerja, kuat menderita dan mendapatkan kekecewaan.

Rakam: Kala Tinantang

Pemberani hingga banyak dimusuhi.

Paarasan: Lakuning Lintang

Kesepian, suka menyendiri, bersifat pendeta, miskin.


Watak Berdasarkan Wuku


Wuku: Kulawu


  1. Dewa Bumi : Bethara Sadana.
  2. Pohonnya Tal : panjang umurnya.
  3. Burungnya Nori : Boros dan rela bukan karena menginginkan sanjungan, esar keinginannya.
  4. Kulawu embun jatuh di sendang agung : Serba tepat papan (tempat)nya.
  5. Aralnya : kena bisa dan digigit ular.
  6. Sedekah / sesaji : Bebek, ayam, burung dimasak bersama-sama, dimasak bebas.
  7. Do'anya : kabulna.
  8. Kala Jaya Bumi : ada di utara menghadap ke selatan.
  9. Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah ke utara.
  10. Kulawu menikah lagi pun bisa awet wayuh (memadu isteri), ibarat berkumpulnya dengan burung dewata.
  11. Wuku Kulawu baik untuk mengobati orang sakit, menikah, wayuh (poligami), berteman.
  12. Tidak baik untuk bepergian jauh, pindah tempat dan membuka hutan.