Menu Weton dan Wuku

Digunakan untuk mencari Weton, Wuku Tanggal Kelahiran.

Cara Mengisi :

Mengisi Tanggal Kelahiran pada Input/Data tanggal Masehi atau Jawa (pilih salah satu).

Input/Data Tanggal Masehi - Jawa akan dikonversi secara otomatis.

Hasilnya adalah:
- Tanggal Masehi
- Tanggal Jawa
- Tanggal Hijriyah

- Perwatakan berda-sarkan Weton
- Perwatakan berda-sarkan Wuku

Tampilan Kalender dilihat dengan - Klik Tampilan Kalender

Perwatakan berdasarkan Weton dan Wuku




Tanggal Masehi:9 Pebruari 2026, Senin Soma
Tanggal Jawa:21 Ruwah 1959, Senen Pahing
Tanggal Hijriah:21 Syaban 1447

Watak berdasarkan weton

Dina:Senen
Selalu berubah, indah dan banyak mendapatkan simpati.
Pasaran:Pahing
Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali.
Haståwårå/Padewan:Uma
Berbelas kasih, susah, jahil.
Sadwårå:Mawulu
(Benih) Was-was dan curiga.
Sångåwårå/Padangon:Dadi
(Kayu) Berselera tinggi dan tidak mau dilebihi orang lain.
Saptåwårå/Pancasuda:Bumi Kapethak
Suka bekerja, kuat menderita dan mendapatkan kekecewaan.
Rakam:Kala Tinantang
Pemberani hingga banyak dimusuhi.
Paarasan:Lakuning Lintang
Kesepian, suka menyendiri, bersifat pendeta, miskin.

Watak berdasarkan wuku

Wuku : Manahil
  1. Dewa Bumi : Bethara Gatra.
  2. Pohonnya Tigaron (Tiga Daun) : sedikit bekerja (pemalas).
  3. Burungnya Sepahan : baik nafkahnya.
  4. Memangku Tombak : tajam intuisi batinnya.
  5. Membelakangi air : dingin emosinya.
  6. Manahil lintang agung awor mungsuh (bintang agung bersinar bersama musuh) : pencemburu.
  7. Aralnya : Kena besi.
  8. Sedekah / sesaji : Nasi liwet lauknya ayam dan ikan air, sayur bermacam-macam, sambal gepeng.
  9. Do'anya : ngumur, slawatnya : uang baru senilai 10 ketheng.
  10. Kala Jaya Bumi : ada di tenggara menghadap ke barat laut.
  11. Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah tenggara.
  12. Manahil wiji kapapas : benih terpangkas.
  13. Wuku Manahil baik untuk mencari obat atau syarat srana, membuat bendungan, membuka kuburan, menyelesaikan pertengkaran.
  14. Tidak baik untuk menjatuhkan biji, mantu dan mencari sambilan.