Ki-demang.com : Kongres Bahasa Jawa 5

Kaca Ngajeng

logo-kbj5


ikon-buku-tamu

Kesekretariatan

Alamat-Sekretariat
Badan-Pekerja
Rencana-Kerja
Jadwal-Kongres

Pendaftaran

Pendaftaran-(B-Indonesia)
Pendaftaran-(Bhs-Jawa)
Pendaftaran-(Carakan)

Data & Seleksi Makalah

Data-Abstrak-Makalah
Teknis-Penulisan-Makalah
Hasil-Seleksi-Makalah

Isi Makalah

Makalah-Kunci
Makalah-Komisi-A
Makalah-Komisi-B
Makalah-Komisi-C
Makalah-Komisi-D
Makalah-Komisi-E
Makalah-Pengombyong

Rekomendasi - KBJ 5

Isi-Rekomendasi-KBJ-5

Daftar Peserta

Peserta-Luar-Negeri
Peserta-Institusi-Lembaga
Peserta-DI-Yogyakarta
Peserta-Jawa-Timur
Peserta-Jawa-Tengah
Rekap-Peserta

Galeri Foto - KBJ 5

Galeri-Foto-KBJ-5

  Jumlah Pengunjung

1875070
Hari ini     :Hari ini :57
Kemarin     :Kemarin :149
Minggu ini   :Minggu ini :44
Bulan ini   :Bulan ini :649
s/d hari ini   :s/d hari ini :1875070
Jumlah Kunjungan Tertinggi
10-28-2025 : 611
Pengunjung Online : 3

Kontak Admin.

email-kidemang

Makalah Pengombyong
Pembelajaran Sastra Lisan Jawa di Sekolah sebagai Alternatif Pembentukan Karakter
Oleh : Anas Ahmadi, M.Pd
Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya

Pendahuluan
            Saat ini, pamor bahasa Jawa mulai menggeliat lagi. Padahal, jika kita merunut ke belakang, sekitar tahun 2004-an, muncul wacana penghilangan bahasa Jawa sebagai muatan lokal di SMP. Hal tersebut semakin menguat dengan wacana yang menyatakan bahwa Jurusan/Prodi Bahasa Jawa akan ditutup. 

ikon pdf

Selanjutnya ....
01 Pembelajaran Sastra Lisan Jawa di Sekolah sebagai Alternatif Pembentukan Karakter

Tembang Jawa sebagai Sumber Kearifan Lokal
dalam Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
Oleh Exti Budihastuti


  1.     Pendahuluan
Belakangan ini muncul fenomena kecenderungan anak-anak usia remaja gemar menyanyikan lagu orang dewasa. Kegemaran itu mungkin saja muncul karena faktor keindahan syairnya, ketampanan atau kecantikan penyanyinya, atau karena faktor keunikan dan keindahan musiknya.

ikon pdf

Selanjutnya ....
02 Tembang Jawa sebagai Sumber Kearifan Lokal dalam Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter...

PAUGERAN TATAKRAMI WICANTENAN BASA JAWI
MINANGKA BAHAN WUCALAN BUDI PEKERTI LAN WATAKIPUN TIYANG JAWI
dening
Drs. Y. Suwanto, M.Hum.
Jurusan Sastra Daerah Fakultas Sastra dan Seni Rupa
Universitas Sebelas Maret Surakarta

ABSTRAK
        Wicantenan basa Jawi boten namung nengenaken dhateng prekawis ingkang tekstual kemawon, nanging ugi sesambetan kaliyan prekawis ingkang sipatipun interpersonal. Minangka retorika tekstual, wicantenan mbetahaken paugeran

ikon pdf

Selanjutnya ....
03 Paugeran Tatakrami Wicantenan Basa Jawi Minangka Bahan Wucalan Budi Pekerti

Dongeng : Sarana Ngenalaken Nilai - nilai Moral, Pengajaran Budi Pekerti lan Khazanah Budaya Jawi Mujudaken Rekadaya Kangge Mbentuk Karakter Bangsa

Dening : Siti Muslifah, SS, MHum.
(Dosen Sastra Jawa Universitas Sebelas Maret Surakarta)


ABSTRAK
            Pembangunan Nasional ing jagading pendidikan ing Indonesia, dipun arahaken supados saged minteraken panggesanganing bangsa lan ninngkataken kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kangge mujudaken masyarakat ingkang maju lan supados para warganipun saged ngembangaken dhirinipun.

ikon pdf

Selanjutnya ....
04 Dongeng : Sarana Ngenalaken Nilai - Nilai Moral, Pengajaran Budi Pekerti Lan Khazanah Budaya Jawi

Ninthingi Kearifan Lokal Wonten Ing Naskah - Naskah Jawi  Klasik Minongko Pendidikan Watak
Dening
Sri Wahyu Widayati
Fakultas Bahasa Seni - Universitas Negeri Surabaya


Purwaka
Puji Syukur kawula unjukaken dumateng Gusti Allah s w t, amargi rahmad lan hidayahipun seratan punika saget kawedar. Seratan punika maujud amargi saking raos prihatinipun panyerat, aningali kawontenan ing gesang bebrayan Jawi ingkang saya dangu saya tebih saking wewarah-werah Jawi. 

ikon pdf

Selanjutnya ....
05 Ninthingi Kearifan Lokal Wonten Ing Naskah Jawi Klasik minangka Pendidikan Watak

Reaktualisasi Ungkapan Tradisional Jawa Sebagai Sumber Kearifan Lokal Dalam Masyarakat untuk Penguat Kepribadian Bangsa
Sri Harti Widyastuti, M.Hum

Pendahuluan
Sebagai sebuah bangsa yang multikultural, bangsa Indonesia mempunyai aneka ragam kearifan lokal. Kearifan lokal tersebut tumbuh sesuai dengan warna lokal dan kultur masing-masing suku bangsa.

ikon pdf

Selanjutnya ....
06 Reaktualisasi Ungkapan Tradisional Jawa Sebagai Sumber Kearifan Lokal Dalam Masyarakat untuk...

Guritan Dayaning Sastra Karya R. Intoyo :

Refleksi Humanisme Jawa dan Sumber Kearifan Lokal

Teguh Supriyanto – FBS Unnes


Abstrak
         Ada dua tanda yang tampak monumental dalam guritan karya R.Intoyo yang berjudul dayaning sastra, yaitu frasa: dayaning sastra dan frasa: binaries kadya bata. Frasa pertama, yaitu dayaning sastra bertolak dari wacana batin mengenai kekuatan dari hasil olah pikIr, rasa, dan karsa manusia. 

ikon pdf

Selanjutnya ....
07 Guritan Dayaning Sastra Karya R Intoyo : Refleksi Humanisme Jawa

Panca Windu Wulangan Basa Jawi

Provinsi Jawi Tengah 1970-2010
Sudi Yatmana


Kala taun 1970 Provinsi Jawi Tengah mbabar pranatan babagan Wulangan Basa Jawi. Punika minangkani tuwin jumbuh kaliyan Kurikulum 1968.Ing rerangkening Kurikulum 1975, kala taun 1980 Provinsi Jawi Tengah yasa Garis-garis Besar Program Pengajaran (GBPP) Wulangan Basa Jawi saha evaluasinipun.

ikon pdf

Selanjutnya ....
08 Panca Windu Wulangan Basa Jawi Provinsi Jawa Tengah

Karakter Berpilir Positif Melawan Korupsi Dalam Sastra Lisan dan Terobosan Inovatif Pembelajaran Bahasa Jawa di SLTA DIY, JATENG, DAN JATIM:
Dengan Catatan Tebal

Oleh Suwardi Endraswara - FBS Universitas Negegri Yogyakarta


Abstrak:

Berpikir positif adalah modal hidup. Berpikir positif tidak hanya menjadi modal mengkaji dunia, tetapi juga jalan hidup itu sendiri. Salah satu karakter berpikir positif orang Jawa adalah upaya keras melawan korupsi.

ikon pdf

Selanjutnya ....
09 Karakter Berpikir Positif Melawan Korupsi Dalam Sastra Lisan Dan Terobosan Inovatif...

“ILIR-ILIR” SUNAN KALIDJAGA:
Sumber Pembentukan Pekerti Bangsa
Drs. Puji Santosa, M.Hum.
Peneliti Utama Bidang Sastra -Pusat Pengembangan dan Pelindungan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Kementerian Pendidikan Nasional


  Abstrak
            Sunan Kalidjaga, seorang wali sanga penyebar agama Islam di tanah Jawa pada abad XV—XVI Masehi, menciptakan tembang dolanan anak-anak “Ilir-ilir”. Tembang “Ilir-ilir” tidak sekadar lagu permainan anak-anak yang bersifat menyenangkan, tetapi sebuah tembang yang bernilai edipeni dan adiluhung.

ikon pdf

Selanjutnya ....
10 Ilir Ilir Sunan Kalidjaga : Sumber Pembentukan Pekerti Bangsa

Ajaran Moral Dalam Serat Wedtama Dalam Rangka

Pembentukan Pekerti Bangsa

Oleh Hardiyanto
Fakultas Bahasa dan Seni
Universitas Negeri Yogyakarta


 

Abstrak:

       Fenomena munculnya tindak korupsi di Indonesia yang sering diekspose oleh media masa sungguh memprihatinkan. Kondisi itu diperparah bahwa pelaku-pelaku tindak korupsi di antaranya para birokrat maupun anggota legislatif. Pelaku-pelaku itu seharusnya menjadi panutan dalam berperilaku bagi bangsa 

ikon pdf

Selanjutnya ....
11 Ajaran Moral Dalam Serat Wdatama Dalam Rangka Pembentukan Pekerti Bangsa

Ajaran Tasawuf dalam Singiran Tanpa Waton Gus Dur dan Kontribusinya dalam Pembentukan Pekerti Masyarakat.

Wahyu Widodo


Abstrak
Makalah ini mengkaji Singiran Tanpa Waton Gus Dur (STWGD) karya K.H. Abdurahman Wahid (Gus Dur) yang berbentuk singir atau nadhoman. Singir merupakan“Grammar of poetry and poetry of grammar” yang disenandungkan dengan rima yang runtut dan padu serta berfungsi sebagai media dakwah.

ikon pdf

Selanjutnya ....
12 Ajaran Tasawuf dalam Singiran Tanpa Waton Gus Dur dan Kontribusinya dalam Pembentukan Pekerti...

Pesona Bahasa Basanan Dan Wangsalan

Berbahasa Jawa Dialek Using Banyuwangi

M.Oktavia Vidiyanti
Balai Bahasa Surabaya


 

Abstrak
Indonesia adalah salah satu bangsa yang terkenal memiliki budaya dan tradisi yang masih sangat kuat dan sangat beraneka ragam. Beranekaragamnya tradisi dan budaya yang dimiliki tersebut melambangkan beranekawarnanya bangsa

ikon pdf

Selanjutnya ....
13 Pesona Bahasa Basanan Dan Wangsalan Berbahasa Jawa Dialek Using Banyuwangi

Ungkapan ora ilok (larangan) pada masyarakat Jawa
di Jawa Timur
sebagai pengajaran berbudi pekerti
Siti Komariyah - Balai Bahasa Surabaya


abstrak
Ungakapan ora ilok (larangan) dalam bahasa Jawa, pada masyarakat Jawa di Jawa Timur merupakan suatu tradisi/budaya yang unik dan masih berkembang sampai saat ini pada masyarakat Jawa. Sebagai sebuah tradisi, ora ilok dalam bahasa Jawa mengandung pesan moral dan nilai-nilai kebaikan atau budi pekerti bagi masyarakat Jawa.

ikon pdf

Selanjutnya ....
14 Ungkapan ora ilok (larangan) pada masyarakat Jawa di Jawa Timur sebagai pengajaran berbudi...

Kemanakah Pembelajaran Bahasa Daerah

akan Kita Bawa?
Maryaeni
Fakultas Sastra - Universitas Negeri Malang


Kemajemukan masyarakat, multi-budaya, multi-lingual, dan multi-dimensi sangat berpengaruh pada seluruh aspek kehidupan. Dampak seluruh aspek kehidupan itu menembus batas kerelativitasan bahasa. Masyarakat Jawa Timur merupakan masyarakat yang “multi” tersebut dan hal ini berdampak terhadap pendidikan

ikon pdf

Selanjutnya ....
15 Kemanakah Pembelajaran Bahasa Daerah akan Kita Bawa?

Nuwuh Ngrembakakake Budi Pakarti Luhur

Lumantar Kagiyatan Ekstra Kurikuler : Kethoprak, Teater Basa Jawa, Reyog Kendhang, Tembang, Nulis, Maca Guritan, Sarta Karawitan

Dening: Ary Suharno


PURWAKA
Ing jaman sing sarwa modern iki, ing jaman global kang prasasat donya iki wis tanpa wates, babagan tata krama utawa sopan santun wis katon banget lunture. Lunture sopan santun utawa tata krama utawa budi pakarti mau kang njalari mula warna-warna. Bisa saka tontonan kang awujud TV, HP, internet, media-media

ikon pdf

Selanjutnya ....
16 Nuwuh Ngrembakakake Budi Pakarti Luhur Lumantar Kagiyatan Ekstra Kurikuler: Kethoprak, Teater...

Nilai Moral Dalam Sesorah Sebagai Upaya Pembentukan Pekerti  Dalam Kehidupan Bermasyarakat

Oleh: Dalwiningsih - Balai Bahasa Surabaya


Abstrak


Sesorah adalah pidato dalam bahasa Jawa. Etnis Jawa adalah masyarakat mayoritas di Pulau Jawa sehingga masih memungkinkan sesorah tetap digunakan oleh sebagian masyarakat Jawa. Sesorah dipakai pada acara-acara yang masih kental dengan tradisi Jawa seperti pernikahan Jawa dan syukuran.

ikon pdf

Selanjutnya ....
17 Nilai Moral Dalam Sesorah Sebagai Upaya Pembentukan Pekerti Dalam Kehidupan Bermasyarakat

KEARIFAN LOKAL JAWA DALAM KESENIAN SINTREN
Ni Nyoman Subardini
Badan Bahasa, Kementerian Pendidikan Nasional
Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun - Jakarta 13220


ABSTRAK
Kebudayaan yang ada dalam sebuah masyarakat biasanya atau kebanyakan terungkap dalam simbol, cerita-cerita bijak, pepatah-pepatah, dan masih banyak lagi bentuknya. Sebagai contoh dalam masyarakat Jawa terdapat pepatah nasehat yang berbunyi Ing Karsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani

ikon pdf

Selanjutnya ....
18 Kearifan Lokal Jawa Dalam Kesenian Sintren

SINGIR SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN DAN DAKWAH
Menggali Sumber Kearifan untuk Membangun Karakter Bangsa
Oleh: Moh Muzakka Mussaif
Staf Pengajar Magister Ilmu Susastra
Program Pascasarjana Universitas Diponegoro


 

Abstraks

Keberadaan syi’ir (singir) sebagai khazanah sastra yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat Jawa belum diakui sebagai sebagai subgenre puisi Jawa. Keterpecilan jenis sastra ini disebabkan oleh tiga penjaganya yaitu komunitas pesantren, komunitas sastra Jawa, dan pemerhati sastra dan atau pakar sastra.

ikon pdf

Selanjutnya ....
19 Singir Sebagai Media Pendidikan Dan Dakwah

“Falsafah Kalatidha”
Cermin Kearifan Masyarakat Orang Jawa
Dalam Menghadapi Perkembangan Dan Globalisasi Kehidupan
(Suatu Analisis Reflektif Fenomenologis)
Oleh : Mulyoto
Sastra daerah, FSSR, UNS. Surakarta


Abstrak.
Makalah yang berjudul Falsafah Kalatidha, Cermin Kearifan Masyarakat Orang Jawa dalam Menghadapi Perkembangan dan Globalisasi Kehidupan (Suatu Analisis Reflektif Fenomenologis) ini dilatarbelakangi oleh carut-marutnya kondisi kehidupan manusia Indonesia, termasuk masyarakat orang Jawa, dalam menghadapi perkembangan dan globalisasi kehidupan dewasa ini. 

ikon pdf

Selanjutnya ....
20 “Falsafah Kalatidha” Cermin Kearifan Masyarakat Orang Jawa Dalam Menghadapi Perkembangan Dan...

KEUNIKAN BAHASA JAWA DIALEK BANYUMAS
SEBAGAI CERMINAN IDENTITAS MASYARAKAT BANYUMAS
Yani Paryono
Balai Bahasa Surabaya


ABSTRAK
Keunikan linguistik yang dimiliki bahasa Jawa Dialek Banyumas cukup menarik karena tidak dimiliki oleh bahasa Jawa standar. Keunikan yang ditemukan dalam bahasa Jawa Dialek Banyumas antara lain keunikan tata bunyi fonem vokal dan fonem konsonan, silabe (suku kata) yang lebih panjang dibandingkan bahasa Jawa standar, 

ikon pdf

Selanjutnya ....
21 Keunikan Bahasa Jawa Dialek Banyumas Sebagai Cerminan Identitas Masyarakat Banyumas

Bahasa dan Budaya Jawa Seloguding-an
di Kabupaten Probolinggo: Potret Kebertahanan
Sebuah Entitas Masyarakat Jawa Lama dalam Dominasi Madura
Imam Qalyubi


Pendahuluan
Para ahli bahasa memperkirakan bahwa di Indonsia terdapat 550 dan 700 bahasa dan ratusan bahkan ribuan dialek yang persebarannya tidak merata. Semakin ketimur semakin banyak bahasa namun semakin sedikit penuturnya. Sementara di bagian barat terutama di pulau jawa repertoar bahasa cenderung lebih sedikit namun penuturnya paling banyak.

ikon pdf

Selanjutnya ....
22 Bahasa dan Budaya Jawa Seloguding-an di Kabupaten Probolinggo: Potret Kebertahanan Sebuah...

Nilai - Nilai Luhur Dalam Ungkapan Jawa Sebagai

Fondamen Kehidupan Masyarakat Berbudaya

Oleh: Endang Nurhayati
Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Jawa Fakultas Bahasa dan Seni
Universitas Negeri Yogyakarta


 

A.    Pendahuluan
Dalam era global peradaban dunia seolah-olah menjadi sempit, bahkan bisa dikatakan menyatu. Dampak nyata dari peradaban ini adalah terpinggirkannya budaya lokal seperti budaya Jawa, Sunda, Melayu dan lain sebagainya.

ikon pdf

Selanjutnya ....
23 Nilai Nilai Luhur Dalam Ungkapan Jawa Sebagai Fondamen Kehidupan Masyarakat Berbudaya

Piwucal Saha Tata Krami Jawi
Ing Sauntawis Kaset Dhagelan Mataram

dening : Dhanu Priyo Prabowo - Balai Bahasa Yogyakarta


 

abstrak
W.J.S. Poerwadarminta (1964) ngandharaken bilih dhagelan punika perangan ingkang mboten saged kapisahaken kaliyan sastra Jawi saha kebatosan. Liripun, lelucon ing dhagelan mengku teges/makna wigatos tumrap gesang jalaran dhagelan mboten namung damel tetiyang sami gumujeng kemawon 

ikon pdf

Selanjutnya ....
24 Piwucal Saha Tata Krami Jawi Ing Sauntawis Kaset Dhagelan Mataram

Kearifan Lokal Budaya Jawa sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia
bagi Penutur Asing (BIPA)
Hidayat Widiyanto
Pengajar BIPA, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa


Abstrak
Globalisasi akan menghilangkan sekat-sekat budaya satu dengan lainnya. Dalam era itu karakter budaya tertentu akan menjadi semakin samar dan tergantikan dengan budaya global yang bersifat umum. Kecenderungan warna budaya tertentu yang berbasis budaya etnis akan semakin luntur, termasuk perlakuan terhadap budaya Jawa.

ikon pdf

Selanjutnya ....
25 Kearifan Lokal Budaya Jawa sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)